Mendapatkan Penawaran dari Broker Domains

Baru-baru ini saya dihubungi oleh salah satu perusahaan hosting besar di Jepang. Saya mendapatkan penawaran yang sangat menarik menurut saya, domain saya yang ingin saya jual seharga receh, mendapatkan penawaran yang begitu wah dari salah satu broker Jepang ini. Tidak tanggung-tanggung, mereka ingin memahari domain saya dengan harga $40.000 atau seharga 533.000.000 Rupiah.

Usut punya usut, mereka ternyata ingin membangun sebuah startup baru dengan domain tersebut. Namun, mereka menghubungi saya terlebih dahulu untuk menanyakan apakah domain tersebut dijual. Ya, tentunya pasti saya jual kalau harganya segitu.

Ternyata, mereka menghubungi saya melalui alamat email yang tertera melalui whois domain loh! Ini yang ke 2 kalinya saya mendapatkan penawaran serupa. Sebelumnya ada juga yang menawarkan dengan harga $250-500, sudah cukup membuat hati saya senang.

Namun yang kali ini memang sungguh mengejutkan, dengan bayangan harga segitu membuat saya harus berpikir berulang kali dan membuat saya berekspektasi terlalu jauh, hahahaha….

Tips…

Sedikit tips untuk kamu yang ingin mendapatkan penawaran serupa, baik penawaran kecil maupun besar.

  1. Pastikan domain yang kamu punya, memiliki nilai jual yang tinggi dan juga menarik.
  2. Domain tersebut ready for sale ya, sudah melewati 60 hari agar bisa transfer ke registrar lainnya.
  3. Domain tidak dalam keadaan private. Beberapa pihak registrar luar negeri, menyediakan whois protect secara gratis. Namun, jika kamu ingin menjualnya, maka lebih baik domain kamu dalam keadaan public agar broker bisa menghubungi kamu sewaktu-waktu.
  4. Pastikan data-data seperti nomor handphone, email, dan data whois semuanya valid.

Beberapa tips diatas pasti akan sangat membantu kamu jika ingin mendapatkan penawaran seperti saya. Jika memang ini sebuah kebetulan, pastinya kebetulan ini merupakan rezeki yang nyata bagi saya untuk lebih tabah dan bersyukur. Walaupun saya belum bertransaksi, setidaknya sudah cukup untuk membangkitkan semangat juang saya dalam menempuh kehidupan dan bangkit dari keterpurukan.

Happy writing and stay connect with me. See you again next article!

1 Comment

  1. Pingback: Scam Alert! Memproteksi diri sejak dini – My Blog

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *